|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|
Pendahuluan, Website ini dibuat karena banyaknya permintaan informasi lebih rinci tentang Yayasan AULIA, baik oleh perorangan maupun kelompok. Pada saat sekarang hanya ada dua website yang mendukung karya dan disetujui oleh Yayasan AULIA yaitu: 1. Website http://www.stichtinglestari.nl/ Berisi perihal Yayasan nirlaba yang mendukung karya Yayasan AULIA di Yogyakarta.
Dan 2. Website http://www.aulia-kids.org berisi keterangan singkat tentang Yayasan AULIA yang dibuat atas inisiatif sendiri oleh sepasang suami istri yang mempunyai kepedulian terhadap anak – anak Yayasan AULIA yang berada di Yogyakarta Webpage: http://www.unicef.org/indonesia/id/children_youth.html Ada informasi tentang buku ‘AKU ANAK DUNIA’ buku berisi tentang Hak – Hak Anak yang dibuat oleh para remaja dari Yayasan AULIA (REMALIA) Jakarta. Karena tujuan dari website adalah untuk memberikan informasi yang lebih jelas maka keterangan yang ada di website akan diperbaharui dari waktu ke waktu. Namun karena keterbatasan, informasi yang lebih rinci, tidak dapat dimuat.
LATAR BELAKANG Yayasan AULIA adalah organisasi yang independent , nirlaba dan non partisan, didukung oleh NGOs Internasional dan lokal. Sebagian dari mereka datang dari desa dengan harapan mendapat pekerjaan, padahal tidak mempunyai keterampilan apapun juga, akhirnya terdampar hidup miskin, tinggal di permukiman kumuh dengan status yang tidak jelas. Dalam keadaan darurat mereka terpaksa meminjam uang dari rentenir / lintah darat. Posisi mereka yang masih dianggap kelompok marginal oleh pemerintah membuat mereka kurang mendapat akses pelayanan publik seperti listrik, air bersih, pelayanan kesehatan, sarana pendidikan untuk balita dan bantuan modal dari pemerintah. Masalah selalu bermunculan, seperti ketika hujan turun, rumah mereka terendam air kotor (banjir), kurang informasi / pendidikan, tidak ada pendidikan anak usia dini. Bayi / balita diperlakukan kasar dengan gizi buruk, kadang – kadang diperalat / disewakan untuk mengemis.Ibu yang belum dewasa melahirkan bayi karena „kecelakaan“ tidak siap bahkan tidak mengerti bagaimana mengurusnya. Seringkali terjadi kekerasan dalam rumah tangga.Orangtua dan anak belum mengetahui tentang Hak - Hak Anak.Menyadari masalah yang ada, Yayasan AULIA berusaha menggulirkan Program terpadu yaitu Program Pendidikan yang didukung Program Kesehatan dan Program Pemberdayaan (Bantuan Modal Usaha Kecil / Micro Finance ) serta Rumah Perlindungan.Mengingatkegiatan ini menyentuh beberapa sektor di masyarakat sekaligus tentu saja masyarakat harus diikutsertakan sejak dini.
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| - | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||